CD 08 MEMBONGKAR AKAR KESYIRIKAN

Bukan rahasia lagi kalau selama ini masyakat muslim Indonesia sering terjebak dalam ritual-ritual hasil sinkretisme agama atau perayaan-perayaan yang mirip agama lain. Walhasil selain bersikap latah, pun tenggelam dalam budaya kesyirikan yang semakin meluber di negeri kita. Masyarakat Islam, sadar atau tidak, bahkan memberikan andil terbesar dalam pelestarian ritual-ritual ala “Abu Jahal” dan konconya yang acap diistilahkan dengan budaya, adat istiadat dan sebagainya.
Praktek kesyirikan pun semakin menjadi-jadi sekarang ini. Dari mulai oper penyakit lewat kambing, hingga praktek perdukunan dengan plang “Anti Syirik”, katanya. Tidak mustahil, mungkin saja nanti akan muncul “Santet Ala Sunnah”, na’udzubillahi min dzalik. Inilah fenomena yang perlu dibabat habis oleh singa-singa tauhid. Sehingga anak cucu kita tidak terbias oleh keadaan yang tidak sehat ini.
Disisi lain, umat terus dijejali dengan berbagai pemikiran baru yang mengatasnamakan kontekstualisme, Islam toleran, pluralitas, dan lain-lain, yang semuanya tak lebih dari hasil olah pikir barat atau musuh Islam untuk meruntuhkan akidah Islam.
Dengan latar belakang inilah, maka syirik dan bahayanya menjadi menu utama yang dipilih pada kajian CD ta’lim kita kali ini, merujuk pada sebuah kitab berjudul Kasfusy Syubuhat karya Asy Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab At Tamimi dengan pemateri Al Ustadz Luqman Bin Muhammad Ba’abduh.

Saudaraku…Selamat Mendengarkan!

%d blogger menyukai ini: