CD 04 POLEMIK TENTANG AGAMA ISLAM

Negara Islam tak mesti harus diidentikan dengan sesuatu yang berbau darah. Karena diterapkannya hukum tersebut harus melalui seleksi ketat yang tidaklah terjadi kecuali terhadap sesuatu yang memang sudah parah keadaannya. Kenapa masalah ini harus dikemukakan? Ya..karena selama ini umat selalu di’hantu’-I siang-malam oleh sesosok algojo beringas yang siap menebas batang leher seorang terdakwa. 
Tragisnya, keadaan ini semakin diperparah ketika muncul para tokoh sekuler yang selalu menghembuskan gagasan gilanya guna menolak mentah-mentah syari’at yang mulia ini. Akhirnya statemen nyeleneh yang sejatinya kekufuran yang nyata menjadi sarapan umat yang tak mengerti permasalahan.
Saudaraku seiman…bersatunya Islam tanpa sekat-sekat nasionalisme sempit adalah kondisi ideal yang didamba mayoritas umat Islam. Toh semua itu bukan hal baru, karena masyarakat Islam sesungguhnya pernah merasakan masa-masa itu beberapa abad silam. Akan tetapi kondisi tersebut tinggal sejarah belaka yang hingga kini belum terwujud kembali keharmonisan hidup di bawah satu kepemimpinan. Namun yang pasti, nilai-nilai Islam yang melingkupi kehidupan masyarakat dunia adalah keadaan yang mesti diperjuangkan dan diwujudkan demi terciptanya tatanan global yang damai dan berkeadilan. Sehingga tak ada lagi imprealisme politik dan ekonomi sebagaimana yang dikembangkan Amerika dan negara pemegang modal lainnya. Pun tak ada lagi diskriminasi warna kulit karena semuanya disatukan dibawah payung Islam.
Akhirnya kekhilafahan menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Namun persoalannya menjadi lain, ketika kekhilafahan menjadi tujuan utama dakwah. Sehingga segala cara dari ‘sekedar’ demonstrasi dengan mengusung tema-tema kekhalifahan hingga kudeta berdarah pun diterapkan guna mencapai tujuan tersebut. Tak ayal, kalau caranya saja sudah tidak di atas bimbingan generasi terbaik umat ini, maka kerusakanlah yang dihasilkan.
Inilah tema hangat yang kami suguhkan dalam CD kali ini. Selamat mendengarkan!

%d blogger menyukai ini: